Warga komplain,karena salah satu bantuan pangan ada yang tidak layak konsumsi.

Tanggal 25 agustus, Selasa pagi sekitar jam 09.30 wib.dibalai desa Lengkong warga desa gajahkumpul sejumlah 58 orang berduyung- duyung datang untuk mengambil bantuan pangan berupa beras, telur, mie, minyak Dan makan kaleng ( sarden). Yang di salurkan oleh pihak pos pos Dan di kelola oleh bumdes tambak jaya desa bumimulyo Kecamatan batangan kabupaten pati.

Awalnya tidak Ada kejadian apa- apa, pengambilan berjalan lancar Seperti biasa. Meskipun tadi Ada penghentian penyaluran kepada warga desa Mangunlegi. Karena Ada sedikit kejadian. Penyaluran tetap dilakukan walaupun dalam ruangan dalam tempat dimana bantuan pangan di tempatkan di sebelah kantor balai desa Lengkong. Ada aroma bau yang bau tak sedap yang menyengat hidung.dan ternyata bau itu berasal dari kaleng sarden yang terbuka segelnya. Karena bau 3 bungkusan itu pun di singkirkan sedikit ke belangkang oleh bapak sistoyo perangkat desa gajahkumpul yang saat itu membantu untuk Penyaluran.Penyaluran bansos di dampingi oleh beberapa perangkat desa Dan bapak babinsa desa gajahkumpul.Tapi ketika hampir selesai terjadi keramaian karena ada makan keleng yang berupa sarden bandeng presto itu tidak layak konsumsi.

Ada komplian dari perangkat desa Lengkong yaitu bapak teguh. Karena sarden tidak layak konsumsi Kepada pihak pos. Dan saat ramai , disitu perangkat desa gajahkumpul, ibu sumiyatun dapat telepon dari bapak kepala desa yang mengatakan bahwa Ada warga desa yang melaporkan Dan membawa barang bukti kaleng sarden yang baunya sangat menyengat.

Bapak kepala desa pun segera melaporkan kepada bapak camat Subono. Dan Bapak camat bersama – sama beberapa kepala desa dating and ke balai desa Lengkong untuk mensurvei keadaan disana. Dan benar adanya  bahwa makanan sarden tidak bisa di konsumsi atau busuk. Bahkan ada beberapa kaleng yang kemasannya yang sedikit menggelembung di bagian tutupnya. Semoga bisa segera diklarifikasi Dan mendapatkan gantinnya. Agar bisa di konsumsi warga. Bapak camat batangan bapak Subono mengatakan ” bahwa kita tidak cari masalah Tapi kita akan cari solusinya”.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan